To handle yourself , use your head , to handle others , use your heart

Monday, October 12, 2015

bulan

dibalik awan kau berselindung . 
kenapa ?
apa kau malu tunjuk diri .
mari kesini terangkan jalan pulang aku . 

dari semalam aku disini 
masih menunggu penyuluh cahaya aku . 
entah ada entah tidak . 
penat aku berdiri . 


mana ?
jangan kau cuba lari . 
aku lupa jalan pulang . 
bisa kau tunjukkan jalan wahai bulan penyeri malam ?

nescafe

sejak dua tiga hari ini 
nescafe peneman malam . 
mata masih menahan ngantuknya . 
jasad terbang ke sana sini . 
otak ligat mencari imaginasi . 






hem apakah aku sedang bermimpi ?

rapuh



pernah suatu hari
hati aku rapuh .











rapuhnya bisa dijentik lalu  menangis .




pilihan



menatap kosong bilik . 
laju laju dan laju lagi kipas bilik aku berputar . 
memecahkan kesunyian bilik . 

aku ke kiri . 
aku ke kanan . 
buntu . 

mahu diselesaikan atau dibiarkan saja .





abah




" yang  hidup pasti mati
yang mati takkan kembali "


allahu . aku rindu .
saat jari aku menaip laju coretan hati
buat abah aku sayang .
yang sudah pergi menghadap ilahi .
allahu .
allah tahu aku kuat disaat aku jatuh langsung tak bisa bangun .
allah tahu aku hamba yang tak lari dari alpa apa dwajibkannya .
allah tahu aku kuat untuk hadap ujian dan dugaan yang langsung jasad aku tak dapat tempuh namun hati aku cukup kuat untuk redha segala apa yang terjadi .


01102015 .
saat mata kau tertutup rapi ,
aku tahu kau bahagia tanpa wayar wayar jahat yang melilit tubuh kau lagi .
saat nafas kau berhenti terdiam sepi .
aku tahu kau bisa bernafas dengan hati .
abah .
akak rindu abah .
tiada lagi jeritan untuk memecahkan sepi dihati .
tiada lagi insan yang bisa mengajar saat aku kosong tiada ilmu .


abah .
kuatkan hati mu disana .
anak anakmu merinduimu selalu .
kami kirimkan doa rindu dengan alfatihah dan yaasin sebagai hadiah .

abah .
gembiralah kamu disana .


abah .
konvo terakhir akak .

abah .